Atas Nama Agama

Dari hari ke hari semakin banyak tindakan kekerasan dengan mengatasnamakan agama yang terjadi dalam kehidupan umat manusia.Peristiwa pengeboman di berbagai tempat semakin menunjukkan kepada kita bahwa semakin meningkatnya kekerasan yang mengatasnamakan agama tertentu atau yang lebih memilukan hati lagi adalah dengan mengatasnamakan Tuhan. Dengan demikian, maka kita memperoleh gambaran bahwa Tuhan  itu lemah sehingga patut dibela, namun ketika pembelaan itu tidak berhasil maka Tuhan  yang lemah dan perlu dibela itu (seolah) sudah mati. Namun sayangnya, kekerasan yang mengatasnamakan Tuhan bukan saja terjadi baru-baru ini, melainkan sejak lama. Jauh sebelum masa modern, kekerasan atas nama Tuhan telah menjadi wajah agama.

Di dalam sejarah kekristenan sendiri, para Ksatria Salib melakukan perang melawan orang-orang Turki karena legimitasi teologis yang diberikan oleh Paus Urbanus II atas permohonan Alexius untuk mempertahankan Konstantinopel. Itu hanya salah satu contoh kekerasan atas nama Tuhan lewat perang agama yang mungkin saja juga dimiliki oleh agama-agama lain. Hanya saja di abad ini kekerasan atas nama Tuhan  seolah dilestarikan.

Ideologi dan motivasi akan mempengaruhi tujuan dan sasaran dari sebuah operasi yang dilakukan oleh teroris. Terorisme bukan sekedar bom yang meledak semata tanpa tujuan.Teroris dapat melakukan apa saja, terutama membunuh orang yang mungkin saja tidak ada sangkut-pautnya dengan apa yang sedang diperjuangkan oleh para teroris demi tercapainya tujuan mereka. Teroris juga dapat melakukan provokasi yang represif terhadap pemerintah dan rakyat sehingga mampu memperbesar daya tarik politik alternatif yang mereka ajukan.Terorisme adalah sebuah serangan yang bersumber dari sebuah entitas yang memiliki tujuan politis, agamis atau ideologis tertentu dengan harapan menanamkan rasa takut di tengah-tengah pemerintahan atau masyarakat sehingga entitas tersebut memiliki sebuah daya paksa dan intimidasi terhadap pemerintahan dan masyarakat.Islam tidak melegitimasi kekerasan dalam bentuk apapun, karena Islam memberi rahmat bagi semesta. Wallahu A’lam, salam Zulfa Q

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s